Catatan 56 : Melakukan Simulasi Penentuan “Rukyatul Hilal” dengan Stellarium

Bismillahirrohmanirrohiem,

Penentuan awal Ramadhan dan Idulfitri selalu menjadi perhatian umat Islam karena biasanya terjadi perbedaan. Perbedaan tersebut dikarenakan metode yang digunakan berbeda yakni metode Rukyat dan Hisab, perbedaan juga terjadi karena kriteria yang dipegang  dalam menentukan masuknya bulan baru dalam menginterpretasi data astronomis seperti Pemerintah melalui Kemenag RI dengan IR 2-3-8 (IR MABIMS), Muhammadiyah dengan kriteria Wujudul Hilal, dan PERSIS dengan IR 4-6,4 (IR LAPAN).

Terlepas dari hal tersebut diatas, kita dapat melakukan simulasi melihat bulan “Rukyatul Hilal” dengan applikasi Stellarium, berikut langkah-langkah yang diperlukan untuk melakukan “Rukyatul Hilal” dengan Stellarium :

Screenshot from 2015-07-14 11:21:29

1. Installasi 

Linux Ubuntu dan turunannya (GrombyangOS) $ sudo apt-get install stellarium

Windows dan MacOS, unduh di http://stellarium.org/

2. Spek Minimum

  • Linux/Unix; Windows 7 dan di atasnya; OS X 10.7.4 dan di atasnya
  • 3D graphics card mendukung OpenGL 3.1
  • 512 MiB RAM
  • 250 MiB disk

recommend

  • Linux/Unix; Windows 7 dan di atasnya; OS X 10.8.5 dan di atasnya
  • 3D graphics card mendukung OpenGL 3.3
  • 1 GiB RAM atau lebih
  • 1.5 GiB disk

3. Langkah yang harus dilakukan

  • Pilih lokasi kita (F6)
  • stellarium f6
  • Tentukan Waktu Pengamatan (Tanggal & Jam). Tekan F5. Set tanggal ke hari H. Set jam mendekati matahari terbenam.
  • stellariumf5
  • Tentukan objek yang di amati. Tekan F3 ketik “moon”
  • Screenshot from 2015-07-14 10:21:42
  • Ubah metoda pandang. Tekan F4, klik tombol Landscape, klik Ocean.
  • Screenshot from 2015-07-14 10:23:26

4. Lakukan Pengamatan

  • Ubah waktu (menit) sampai matahari terbenam.
  • Pastikan matahari terbenam terlebih dulu.
  • Bulan harus berada > 2 derajat sebelum matahari.
  • Tekan / (zoom pada objek) untuk memudahkan pengamatan bentuk bulan. Biasanya akan sangat sulit di lihat karena iluminasi matahari pada bulan sangat rendah (<1%)
  • Lihat informasi “Alt” dan “Illumination” dari bulan.
  • Jika Atmosphere membuat kesulitan dalam pengalaman, masuk ke setting, buang atmosphere. Atmosphere (apalagi kalau ada awan) biasanya akan menyulitkan kita dalam mengamati hilal.
  • Setelah tanggal Hilal berhasil di temukan, coba ubah tanggal, mundurkan satu (1) hari. Pastikan Bulan Terbenam lebih dulu daripada Matahari.

Screenshot from 2015-07-14 11:27:52

 

Bahan Bacaan :

1. http://opensource.telkomspeedy.com/wiki/index.php/Stellarium:_Menghitung_Hilal

2. http://stellarium.org/

3. http://simbi.kemenag.go.id/sihat/berita/detail/6-POSISI-MATAHARI-DAN-PENENTUAN-JADWAL-SALAT

4. http://www.sangpencerah.com/2015/07/analisa-1-syawal-1436-h-versi-muhammadiyah-pemerintah-nu-persis.html

 

Advertisements
This entry was posted in Lainnya. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s